Teori musik

EKA P KUSUMAH.

  1. Musik dalam keseharian kita menjadi sebuah peristiwa seni yang ”lumrah”, akan tetapi ketika kita membicarakan musik sebagai medium seni (dalam telaah seni) menjadi sesuatu yang tidak ”lumrah” lagi. Banyak pertanyaan seputar musik yang tidak mudah untuk didefenisikan, dalam hal ini penulis mencoba menelaah musik dari sudut pandang teori musik. Ini sangat penting untuk dipahami! Sebab tanpa pengetahuan dasar musik yang komprehensif tentu siapapun menjadi sukar untuk memahami fenomena musik secara teoritis!. Sumber-sumber didapat dari berbagai buku dan seminar musik baik tingkat nasional maupun internasional, semoga bemanfaat!.

Teori musik merupakan cabang ilmu yang menjelaskan unsur-unsur dalam musik. Cabang ilmu ini mencakup pengembangan dan penerapan metode untuk menganalisis maupun menggubah musik, dan keterkaitan antara notasi musik dan pembawaan musik.

Hal-hal yang dipelajari dalam teori musik mencakup aspek-asek penting dalam musik misalnya suara, nada, notasi, ritme, melodi, Kontrapung Musik, harmoni, Bentuk Musik, Teori Mencipta Lagu, komposisi musik dll.

Juga musik dipelajari dari telaah dibalik musik tersebut (telaah antropolgi, psikologi, sosial, budaya dll) cabang ilmu ini dinamakan ”Ethnomusicologi”. Ethnomusicologi juga menelaah aspek musik dari sudut pandang teori barat dan budaya lokal yang melahirkan konsep musik dalam suatu komunitas budaya. Baik secara analisis kegunaan dan fungsi dari musik tersebut!.

Komposisi musik

dapat digunakan dalam 2 pengertian:

Pertama komposisi adalah potongan musik (komposisi berarti “menaruh bersama”, sehingga komposisi ialah sesuatu di mana catatan musik ditaruh bersama). Ketika menulis potongan musik, berarti seorang komponis sedang membuat komposisi musik.

Kedua kata komposisi dapat pula berarti mempelajari kecakapan bagaimana menyusun musik. Calon pemusik dapat menempuh pendidikan di sekolah musik untuk belajar komposisi. Mereka akan melakukannya dengan memandang pada potongan musik terkenal untuk melihat bagaimana seorang komponis dahulu menulis musik. Mereka akan belajar bentuk musik, harmoni, orkestrasi, nada pengiring, dan segala hal tentang alat musik dan bagaimana menulisnya dengan baik agar menghasilkan suara merdu.

Lagu

Lagu merupakan gubahan seni nada atau suara dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal (biasanya diiringi dengan alat musik) untuk menghasilkan gubahan musik yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan (mengandung irama). Dan ragam nada atau suara yang berirama disebut juga dengan lagu.

Lagu dapat dinyanyikan secara solo, berdua (duet), bertiga (trio) atau dalam beramai-ramai (choir). Perkataan dalam lagu biasanya berbentuk puisi berirama, namun ada juga yang bersifat keagamaan ataupun prosa bebas. Lagu dapat dikategorikan pada banyak jenis, bergantung kepada ukuran yang digunakan.

Suara

Teori musik menjelaskan bagaimana suara dinotasikan atau dituliskan dan bagaimana suara tersebut ditangkap dalam benak pendengarnya. Dalam musik, gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang gelombangnya maupun periodenya, melainkan dalam frekuensinya. Aspek-aspek dasar suara dalam musik biasanya dijelaskan dalam tala (Inggris: pitch, yaitu tinggi nada), durasi (berapa lama suara ada), intensitas, dan timbre (warna bunyi).

Nada

Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Tangga nada yang paling lazim adalah tangga nada mayor, tangga nada minor, dan tangga nada pentatonik. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut.

Ritme

Ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktu. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. Tanda birama menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. Nada-nada tertentu dapat diaksentuasi dengan pemberian tekanan (dan pembedaan durasi).

Notasi

Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Notasi musik yang kita kenal ada dua jenis yaitu notasi angka (solmisasi) dan notasi balok. Dalam notasi balok, tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Kedua unsur tersebut membentuk paranada, di samping petunjuk-petunjuk nada dasar (key signature), tempo, dinamika, dan sebagainya.

Melodi

Melodi adalah serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan, atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu (biasanya merupakan rangkaian nada tertinggi dalam akord-akord tersebut).

Harmoni

Harmoni secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan (seperti dalam arpeggio). Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord.

Iklan